Selasa, 30 September 2014


AKHLAK dan TASAWWUF
Akhlak Tasawwuf adalah merupakan salah satu khazanah intelektual Muslim yang kehadirannya hingga saat ini semakin dirasakan, secara historis dengan teologis akhlak tasawwuf tampil mengawal dan memandu perjalanan hidup umar agar selamat dunia dan akhirat. Tidaklah berlebihan jika misi utama kerasulan Muhammad SAW. Adalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia, dan sejarah mencatat bahwa faktor pendukung keberhasilan dakwah beliau itu antara lain karena dukungan akhlaknya yang prima.
Khazanah pemikiran dan pandangan di bidang akhlak da tasawwuf itu kemudian menemukan momentum pengembangan dalam sejarah, antara lain ditandai oleh munculnya sejumlah besar ulama tasawwuf dan ulama di bidang akhlak.
Bersamaan dengan itu perkembangan teknologi di bidang alat-alat anti hamil, makanan minuman, dan obat-obatan telah membuka peluang terciptanya kesempatan untuk membuat produk alat-alat, makanan, minuman dan obat-obatan terlarang yang menghancurkan masa depan generasi muda. Tempat-tempat beredarnya obat terlarang semakin canggih. Demikian juga sarana yang membawa orang lupa pada tuhan, dan cenderung maksiat terbuka lebar di mana-mana. Semua in semakin enambah beban tugas akhlak tasawuf.
  1. PENGERTIAN ILMU AKHLAK
Ada dua pendekatan yang dapat di gunakan untuk mendefinisikan akhlak yaitu pendekatan linguistic (kebahasan), dan pendekatan terminologik (peristilahan). Namun akar kata akhlak dari akhlaqa sebagaimana tersebut di atas tampaknya kurang pas, sebab isim mashdar dari kata akhlaqa bukan dari kata akhlaq tetapi ikhlaq. Berkenaan dengan ini maka timbul pendapat yang mengatakan bahwa secara Lingustik kata akhlak merupakan isim jaded atau isim mustaq, yaitu isim yang tidak memiliki akar kata, melainkan kata tersebut memang sudah demikian adanya.
Secara bahasa akhlak berasal dari kata اخلق – يخلق – اخلاقا artinya perangai, kebiasaan, watak, peradaban yang baik, agama. Kata akhlak sama dengan kata khuluq. Dasarnya adalah :
Artinya : dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. ( al-qalam :4 )
انما بعثت لا تمم مكارم الاخلاق
Artinya : bahwasanya aku di utus (allah) untuk menyempurkan keluhuran budi pekerti. (HR. AHMAD)
Secara istilah akhlak berasal dari :
a) Ibnu Miskawaih: sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorongnya untuk melaksanakan perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.
b) Imam Ghazali: sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan yang mudah, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.
c) Ibrahim Anis dalam Mu`jam al-Wasith : sifat yang tertanam dalam jiwa, yang dengannya lahirlah macam-macam perbuatan, baik atau buruk, tanpa membutuhkan pemikiran dan pertimbangan.
d) Dalam kitab Dairatul Ma`arif : sifat-sifat yang terdidik.
Dari atas tak ada perbedaan akan tetapi memilki kemiripan antara satu dengan yang lain. Definisi – definisi akhlak tersebut adalah subtansial tampak saling melengkapi,
  1. RUANG LINGKUP AKHLAK
jika definisi tentang ilmu akhlak tersebut kita perhatikan dengan seksama, akan tampak bahwa ruang lingkup pembahasan ilmu akhlak adalah membahas tentang perbuatan – perbuatan manusia, kemudian menetapkannya apakah perbuatan tersebut tergolong perbuatab yang baik atau perbuatan yang buruk.
Dengan mengemukakan beberapa literaratur tentang akhlak tersebut menunjukan bahwa keberadaan ilmu akhlak sebagai sebuah disiplin ilmu agama sudah sejajar dengan ilmu-ilmu keislaman lainnya, seperti tafsir, tauhid, fiqh, sejarah islam, dan lai-lain.
Pokok-pokok masalah yang dibahas dalam ilmu akhlak pada intinya adalah perbuatan manusia. Dan selanjutnya di tentukan kriterianya apakah itu baik atau buruk.
Definisi dari ruang lingkup akhlak:
  • Perbuatan-perbuatan manusia menurut ukuran baik dan buruk.
  • Objeknya adalah norma atau penilaian terhadap perbuatan tersebut.
  • Perbuatan tersebut baik perbuatan individu maupun kolektif.
  1. TUJUAN AKHLAK
Tujuan akhlak adalah menggapai suatu kebahagiaan hidup umat manusia baik di dunia dan di akhirat. Dikarekan itulah kita sebagai manusia untuk hidup saling membantu baik dari pekerjaan, kebutuhan atau lainnya.
Tujuan mempelajari akhlak diantaranya adalah menghindari pemisahan antara akhlak dan ibadah. Atau bila kita memakai istilah: menghindari pemisahan agama dengan dunia (sekulerisme). Kita sering mendengar celotehan, “Agama adalah urusan akhirat sedang masalah dunia adalah urusan masing-masing.” Atau ungkapan, ”Agama adalah urusan masjid, di luar itu terserah semau gue.” Maka jangan heran terhadap seseorang yang beribadah, kemudian di lain waktu akhlaknya tidak benar. Ini merupakan kesalahan fatal. Kita pun sering menjumpai orang-orang yang amanah dan jujur, tetapi mereka tidak shalat. Ini juga keliru.
  1. MANFAAT MEMPELAJARI ILMU AKHLAK
Berkenaan dengan manfaat mempelajari ilmu akhlak ini, Ahmad Amin mengatakan sebgaai berikut :
Tujuan mempelajari ilmu akhlak dan permasalahannya yang menyebabkan kita dapat menetapkan sebagian perbuatan yang lainnya sebagai yang baik dan sebagian perbuatan lainnya sebagai yang buruk. Bersikap adil termasuk baik, sedangkan berbuat zalim termasuk perbuatan buruk, membayar utang kepada pemilkinya termasuk perbuatan baik, sedangkan mengingkari utang termasuk pebuatan buruk.
Selanjutnya Mustafa Zahri mengatakan bahwa tujuan perbaikan akhlak itu, ialah untuk membersihkan qalbu dari kotoran-kotoran hawa nafsu dan marahsehingga hati menjadi suci bersih, bagaikan cermin yang dapat menerima NUR cahayaTuhan.
Seseorang yang mempelajari ilmu ini akan memiliki pengetahuan tentang kriteria perbuatan baik dan buruk, dan selanjutnya ia akan banyak mengetahui perbuatan yang baik dan perbuatan yang buruk.
Ilmua akhlak atau akhlak yang mulia juga berguna dalam mengarahkan dan mewarnai berbagai aktivitas kehidupan manusia disegala bidang. Seseorang yang memiliki IPTEK yang maju disertai akhlak yang mulia, niscaya ilmu pengetahuaan yang Ia miliki itu akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebaikan hidup manusia. Sebaliknya, orang yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi modern, memiliki pangkat, harta, kekuasaan, namun tidak disertai dengan akhlak yang mulia, maka semuanya itu akan disalahgunakan yang akibatnya akan menimbulkan bencana dimuka bumi.
Demikian juga dengan mengetahui akhlak yang buruk serta bahaya-bahaya yang akan ditimbulkan darinya, menyebabkan orang enggan untuk melakukannya dan berusaha menjauhinya. Orang yang demikian pada akhirnya akan terhindar dari berbagai perbuatan yang dapat membahyakan dirinya.
Dengan demikian secara ringkas dapat dikatakan bahwa Ilmu Akhlak bertujuan untuk memberikan pedoman atau penerangan bagi manusia dalam mengetahui perbuatan yang baik atau yang buruk. Terhadap perbuatan yang baik ia beruasaha melakukannya, dan terhadap yang buruk ia berusaha untuk menghindarinya.
  1. PENGERTIAN TASAWWUF
Tasawwuf adalah bersungguh-sungguh (dalam berbuat baik) dan meninggalkan sifat-sifat tercela (Lihat kitab Iyqo-zhul Himam halaman 7).
Aslinya Tasawuf (yaitu jalan tasawuf) adalah tekun beribadah, berhubungan langsung kepada ALLAH, menjauhi diri dari kemewahan dan hiasan duniawi, Zuhud (tidak suka) pada kelezatan, harta dan pangkat yang diburu banyak orang, dan menyendiri dari makhluk di dalam kholwat untuk beribadah (Lihat kitab Zhuhrul Islam IV-Halaman 151).
Adapun batasan tasawuf adalah : Maka berkata Junaed : yaitu bahwa kebenaran mematikanmu dari dirimu dan kebenaran tersebut menghidupkanmu dengan kebenaran tersebut. Dan ia berkata juga : Adalah kamu bersama ALLAH tanpa ketergantungan. Dan dikatakan : Masuk pada segala ciptaan yang mulya dan keluar dari segala ciptaan yang hina. Dan dikatakan : Yaitu akhlak mulia yang tampak pada zaman yang mulia beserta kaum yang mulia. Dan dikatakan : Bahwa kamu tidak memiliki sesuatu dan sesuatu itu tidak memiliki kamu. Dan dikatakan : Tasawuf itu dibangun atas 3 macam :
a) Berpegang dengan kefakiran dan menjadi fakir
b) kenyataan berkorban dan mementingkan orang lain
c) Meninggalkan mengatur dan memilih
Menurut Ma’ruf al-Kurhi, tasawuf adalah berpegang pada apa yang hakiki dan menjauhi sifat tamak terhadap apa yang ada di tangan manusia.
Peranan sebagai usaha untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan menekankan pentingnya akhlak atau sopan santun baik kepada Allah maupun kepada sesama makhluk.
Ajaran tasawuf al-Junaid dikembangkan lagi oleh shufi terkenal. Husain ibn Manshur al-Hallaj yang mati dihukum gantung oleh ulama syari’ah tahun 309 H, karena ia mengaku dirinya telah menyatu dengan Tuhan, sebagaimana terlihat dari ucapannya: ana Allah…ana al-Haqq (aku adalah Allah….aku adalah yang maha benar).
Berdasarkan seluruh definisi tasawuf yang telah dikemukakan di atas dapat disimpulkan bahwa tasawuf di samping sebagai sarana untuk memperbaiki ahlak manusia agar jiwanya menjadi suci, sekaligus sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah sedekat-dekatnya.
  1. HUBUNGAN AKHLAK DENGAN TASAWUF:
Akhlak dan Tasawuf saling berkaitan. Akhlak dalam pelaksanaannya mengatur hubungan horizontal antara sesame manusia, sedangkan tasawuf mengatur jalinan komunikasi vertical antara manusia dengan Tuhannya. Akhlak menjadi dasar dari pelaksanaan tasawuf, sehingga dalam prakteknya tasawuf mementingkan akhlak.
Yang memiliki tujuannya sama yaitu mendekatkan diri kepada Allah dengan cara membersihkan diri dari perbuatan yang terceladan menghias diri dengan perbatab yang terpuji.
  1. TUJUAN MEMPELAJARI TASAWWUF
Tujuannya adalah Ma’rifatullah (mengenal ALLAH secara mutlak dan lebih jelas)
Tasawwuf memiliki tujuan yang baik yaitu kebersihan diri dan taqarrub kepada Allah. Namun tasawwuf tidak boleh melanggar apa-apa yang telah secara jelas diatur oleh Al-Quran dan As-Sunnah, baik dalam aqidah, pemahaman atau pun tata cara yang dilakukan.
Melihat dari situ kita dapat untuk bisa memahami betapa pentingnya mengenal Allah secara lebih dalam dan memahaminya dengan benar. Sama juga dengan kebersihan diri dan taqarrub, tapi kita tak boleh melanggar apapun yang telah al-qur`an berikan.


  1. FAEDAH DARI MEMPELAJARI TASAWWUF
Saat kita telah memahami tassawwuf itu kita mulai dapat membedakan mana yang baik dan tidak, Bagi tasawwuf mendidik hati dan ma’rifah Allah Yang Maha Mengetahui, sepertimana kata Ibn `Ajibah: Buah hasilnya ialah kelapangan (mulia) nafsu, selamat dada dan akhlak yang mulia bersama setiap makhluk.
Faedah tasawwuf ialah membersihkan hati agar sampai kepada ma’rifat akan terhadap Allah Ta’ala sebagai ma’rifat yang sempurna untuk keselamatan di akhirat dan mendapat keridhaan Allah Ta’ala dan mendapatkan kebahagiaan abadi.
akhlak merupakan hiasan diri yang membwa keuntungan bagi yang mengerjakannya. Ia akan di sukai Allah dan di sukai umat manusia dan makhluk lainnya. Di dalamnya ternyata memberikan mbimbingan yang optimal secara batiniah dapat mengintegrasikan jiwa manusia.
Tasawwuf yang oleh sebagian orang dianggap mengandung unsure penyimpangan dari syari`at islam dan didaulat sebagai biang keladi pembawa kemunduran ternyata tidak dapat dibuktikan. Ajaran tasawwuf dapat di lacak dasar-dasarnya secara jelas dalam al-qur`an dan al-sunnah. Dan sebagian besar ulama telah membiktikannya dengan jelas.
Sebagai ilmu ijtihad manusia, akhlak tasawwuf sama dengan ilmu lainnya. Di sana ada kekurangan, kelemahan dan keganjilan, dan di sana pula ada kelebihan, kekuatan dan keistimewaan. Kiranya cara yang bijaksana yang perlu kita tempuh adalah apabila kita mengambil kelebihan, kekuatan dan keistimewaan dari tasawwuf itu memandu hidup kita, dan meluruskan paham-paham yang kurang proporsional.
DAFTAR PUSTAKA
ü Prof.Dr.H.Abuddin Nata, MA, 2006. Akhlak Tasawwuf . Jakarta. PT RajaGrafindo Persada.
ü Departemen Agama R.I., 2005. Al-Qur’an dan Terjemahnya. PT. Syaamil.

Minggu, 21 September 2014

Optical drive Trouble and Solution




OPTICAL DRIVE TROUBLE and SOLUTION
YAGI HAGIYANSYAH
Program Studi Teknik Informatika, Institut Tekhnologi Indonesia


ABSTRAK


Hampir setiap pengguna komputer mengenal Optical Disk. Sebuah media penyimpanan yang  menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai bagian dari proses membaca dan menulis pada suatu cakram opti yang berputar dengan kecepatan disk sekitar 200RPM naik menjadi 4000 RPM atau lebih tergantung  pada jenis drive, disk format, dan jarak dari kepala baca dari pusat disk (Track dalam membaca pada kecepatan disk yang lebih cepat). Dengan kata lain, Optical Disk merupakan media penyimpanan yang dapat berdiri sendiri sepertiCD Players, Pemutar DVD, dan DVD recorder.




PENDAHULUAN





J
ames T. Rusell adalah orang yang pertama kali menemukan CD pada tahun 1982. Cakram Digital (dalam bahasa Inggris: Compact Disc, disingkat CD), cakram padat, atau cakram optik adalah sebuah piringan optikal yang digunakan untuk menyimpan data secara digital.
Zaman kian terus berkembang, tak terkecuali pada dunia tekhnologi yang terus memunculkan terobosan-terobosan untuk memudahkan penggunaannya. Tekhnologi Optical Disk-pun tak luput dari perkembangan. Sebuah terobosan seperti DVD atau DigitalVersitale Disk. Terobosan-terobosan itu terus berjalan dikarenakan fungsi dari CD yang belum maksimal. Cakram optic atau Optical disk adalah datar, biasanya melingkar, disk yang dapat berisi audio, video atau data dikosekan dalam lubang-lubang mikroskos di satu permukaan datar. Optical Disk tidakmenggunakan bahan yang tidak bersifat magnetic sama sekali. Optical disk menggunakan bahan spesial yang dapat diubah oleh sinar laser menjadi memiliki spot-spot yang relatif genap atau terang.
Dalam kompulasi dan optic rekaman.
  











DASAR PERMASALAHAN

S
eringkali para pengguna media penyimpanan seperti Optical Disk  mempermasalahkan berbagai macam Trouble yang menyangkut kinerja dari Optical Disk. Terlepas dari berbagai macam keunggulan dari media penyimpanan Optical disk, sama seperti media-media penyimpanan yang lainnya Optical disk-pun mempunyai berbagai macam permasalahannya.
Masalah dalam pembacaan disk, masalah ketidakbisaan dalam burn/menulis pada disk dan masih banyak masalah umum yang menyangkut kinerja Optical Disk. Semua Trouble yang terjadi di Optical Disk menyangkut pada optic dari CD/DVD-ROM nya.
Perlu disimak Bagian paling penting dari Optical Drive adalah Optical Path (bagian komponen Laser maupun Optic), yang ditempatkan dalam Pickup Head (PUH). Biasanya, ia dibentuk dari semi konduktor Laser, komponen lensa yang berfungsi mengarahkan sinar Laser, dan komponen Fhotodiode yang bertugas mendeteksi refleksi cahaya dari permukaan media Disc.
            Tiga tipe dasar dari keping CD dan DVD, yaitu ROM, R dan RAM, masing-masing menggunakan bahan untuk lapisan data yang berbeda. Penurunan kondisi dari bahan ini dapat menyebabkan penurunan unjuk kerja disc dan pada akhirnya mengakhiri masa hidup disc tersebut.
Perlakuan fisik yang salah kepada disc biasanya merupakan penyebab rusaknya lapisan polycarbonate (plastik bening yang menyusun sebagian besar dari disc). Polycarbonate dapat juga merenggang atau membengkok jika disimpan dalam jangka waktu yang lama pada posisi non vertikal.
Pada CD dan DVD, awal mulai terjadinya penurunan kondisi akan tidak terasa bagi pengguna, karena kemampuan deteksi error dan koreksi yang terdapat dalam sistem mengoreksi sejumlah error tertentu.


TROUBLE and SOLUTION

U

sia dari Optical disk tergantung dari beberapa element. Beberapa element tidak dapat dikendalikan oleh pemiliknya dan yang lainya dapat dikendalikan/diperbaiki oleh pemiliknya.
  • TROUBLE: “CD/DVD/ROM/RW tidak bisa terbaca.”

          TROUBLESHOOT 1: “Bersihkan Cakram. Cobalah disk CD-ROM atau DVD di kandar lain. Untuk           DVD, memastikan drive DVD logo di depan drive. Jika disk bekerja dalam percobaan ini, maka masalah mungkin dengan pengandar asli tidak benar membaca disk.”
          TROUBLESHOOT 2: “Bersihkan Drive. Program lainnya mungkin mengganggu membaca disk, misalnya, anti-virus, firewall atau perangkat lunak anti lumpuh.”
  • TROUBLE: “CD/ DVD / ROM/ RW hanya bisa membaca dan tidak bisa menulis ”

                TROUBLESHOOT: “Kerusakan terjadi pada optik, cara mengatasinya adalah men-set ulang optik tersebut”
  •       TROUBLE: “ CD/DVD/ROM/RW yang tidak bisa keluar masuk CD.

          TROUBLESHOOT: “Permasalahan terdapat pada mekanik motor. Solusi yang paling tepat adalah membawanya ke ahlinya."
  • TROUBLE: “Pembacaan Data Tersendat – sendat”

          TROUBLESHOOT: “Hal itu terjadi kerusakan pada media disk yang akan dibaca. Biasanya didapati bahwa media disk yang digunakan terdapat goresan/baret yang banyak maupun bekas kotoran menempel pada permukaan disk tersebut. Kemungkinan penanggulangan permasalahan yang mungkin dapat di lakukan untuk membantu mengatasi penyebab kerusakan di atas, yaitu dengan memberikan permukaan disk tersebut yang diberi alkohol di atas 70% dengan menggunkan kapas untuk mengoleskannya. Jika ini dilakukan kemungkinan disk terbaca kembali."
  • TROUBLE: “Disk tidak Berputar”

          TROUBLESHOOT: “Kecepatan perputaran motor disk, sangat menentukan pembacaan CD – ROM, terlalu lambat putaran disk ataupun terlalu cepat putaran disk dapat menagkibatkan CD – ROM tidak dapat membaca. Putaran disk ini memang berhubungan dengan pergeseran Optic, kemungkinan penyebab kerusakan pada motor disk itu sendiri. Kemungkinan penanggulangan permasalahan yang mungkin dapat dilakukan untuk membantu mengatasinya, yaitu dengan mencoba mengganti motor disk CD – ROM dengan motor yang sama, atau sebaiknya mengganti seperangkat mekanik CD – ROM sekaligus agar perputaran motor disk dan pergeseran Optic dapat kompatibel."
  • TROUBLE: “Optic tidak Memancarkan Infrared”

          TROUBLESHOOT: “Penghubung sinyal dari Optic menuju IC Controller, dihubungkan sebuah kabel data yang kecil. Dalam jangka waktu lama, Connector kabel data sering ditemukan rusak akibat getaran yang ditimbulkan oleh CD – ROM tersebut. Hal bisa dilakukan untung mengatasi hal tersebut yaitu membongkar ulang CD – ROM dan merakitnya kembali seperti biasa, ataupun dapat mengecek kondisi kabel data tersebut.






KESIMPULAN

  •       Memeriksa disk untuk deformasi terlihat atau goresan substansial.
  •       Membersihkan CD-ROM atau DVD-ROM.
  •       Mencoba CD-ROM atau DVD disk di drive lain.
  •       Perlunya memperhatikan program lainnya mungkin mengganggu membaca disk, misalnya, anti-virus, firewall atau perangkat lunak anti-crash.
  •       Mencari Basis Pengetahuan Microsoft untuk merek dan model dari pengandar CD-ROM atau DVD. Masalah yang dikenal dengan drive tertentu dapat ditemukan di dalam basis pengetahuan.
  •       Periksa dengan produsen komputer atau disk drive untuk melihat apakah pembaruan perangkat lunak untuk pengandar tersedia.



DAFTAR PUSTAK
  1. Tipe system / @MicrosoftHelp (Online) http://support.microsoft.com/fixit/id-id (Diakses 17 September 2014
  2. The Computer Expert /  max@geekswhoknow.com. (Online) http://www.geekswhoknow.com (Diakses 20 September 2014) 
  3. Developer Network / http://social.msdn.microsoft.com/Forums/en-US/630c68af-c741-46d7-88d9-5f0286322412/optical-disk-drive-error-51-when-flash-memory-is-present?forum=windowssearch (Diakses 20 September 2014) 
  4. http://answers.microsoft.com/en-us/windows/forum/windows_7-hardware/optical-drives-problem/d371653b-dd6d-4a27-8669-5c5458ef7661 (Diakses 20 September 2014)